Home Profil Pelatihan Testimoni Hipnoterapi Galeri Kontak Kami
refleksi teraphy pijat refleksi
- Alternatif
- Balita & Anak
- Gizi
- Pria
- Psikology
- Tips
- Topik Utama
- Wanita
IKLAN BARIS
Loker buat Alumni

Buku panduan refleksi dan VCD refleksi teraphy


DOWNLOAD
cover buku refleksi
buku refleksi
formulir pendaftaran
doa-doa pengobatan
analisa telapak tangan

CHATING
Konsultasi Online
Melawan Bau Nafas Tak Sedap
 ARTIKEL

Melawan Bau Nafas Tak Sedap

 

 

Tak ada gangguguan fisik yang lebih memalukan daripada bau nafas yang tidak sedap (istilah medisnya halitosis). Tapi ini bukanlah masalah yang sebenarnya, ia hanyalah gejala kondisi-kondisi lain yang luas cakupannya.

 

 

Mengetahui bahwa bau nafas anda tidak sedap merupakan langkah awal mengenal akar permasalahannya. Sebagai contoh, badan yang baunya seperti aroma buah-buahan, manis bisa menunjukan adalah diabetes yang luput dari diagnosis. Aroma badan seperti amonia mungkin menandakan ketidakberesan pada fungsi gunjal. Nafas yang baunya seperti ikan adalah ciri khusus mereka yang livernya tidak beres. Tenggorokan serak, flu dan sakit-sakit lainnya seperti infeksi paru-paru bisa juga menyebabkan nafas tak sedap.

 

 

Tentu saja, diet jauh lebih umum dan tidak begitu berpengaruh terhadap nafas yang tak sedap. Bawang putih memiliki pengaruh buruk pada bau nafas, dan tak sala pula, makanan-makanan berbau tajam yang mengandung lemak yang mudah menguap  pada akhirnya akan mencapai paru-paru (dan udara yang anda hembuskan) melalui saluran darah. Namun tidak banyak orang yang menyadari diet berprotein tinggi bisa menyebabkan nafas tak sedap pula.

 

 

Namun, dua faktor yang paling sering menimbulkan nafas tak sedap adalah penyakit gusi atau kesehatan mulut yang uruk. Inilah sebabnya :

§         Penyakit gusi memungkinkan bakteri-balteri penyebab nafas tak sedap berkumpul di sela-sela gigi Anda. (jika Anda mengidap penyakit gusi, Anda akan mengetahuinya; gusi akan berdarah dan biasanya membengkak).

§         Kesehatan mulut yang buruk adalah cara lain (yang lebih sopan) untuk mengatakan bahwa Anda belum menggosok gigi, membersihakan gigi dengan benang, berkumur atau menemui dokter gigi sesering yang seharusnya. Sisa-sisa makanan yang dibiarkan tertinggal di sela-sela gusi atau mengendap di lubang gigi yang rusak akan memberikan aroma mulut yang tak sedap.

 

 

Karena bau mulut mungkin sekali gejala adanya masalah kesehatan, jangan sekali-kali mengabaikannya. Kunjungilah dokter untuk mengatahui penyebab yang sebenarnya. Jika nafas tak sedap bukan gejala penyakit-penyakit serius lainnya, cobalah langkah-langkah berikut ini untuk menghilangkannya:

§         Gosoklah gigi sesering mungkin

§         Bersihkanlah gigi dengan benang sehabis makan untuk membersihkan sela-sela gigi yang tidak bisa dijangkau oleh sikat gigi.

§         Jangan merokok.

§         Gosoklan  lidah Anda dengan pelan-pelan untuk menghilangkan lidah yang mungkin sekali terapat bakteri-bakteri atau sisa makanan yang mengendap yang enyebabkan nafas tak sedap.

§         Gunakan pencuci mulut atau obat kumur sampai bau tak sedap berhasil diatasi.

§         Kunjungi dokter gigi agar gigi Anda dibersihkan secara profesional setiap enam bulan sekali.

 

 

 

 


Artikel Lainnya

  Home | Profil | Testimoni | Galeri | Kontak Kami
Copyright © 2006, www.refleksiteraphy.com - Powered by Alkindyweb