Home Profil Pelatihan Testimoni Hipnoterapi Galeri Kontak Kami
refleksi teraphy pijat refleksi
- Alternatif
- Balita & Anak
- Gizi
- Pria
- Psikology
- Tips
- Topik Utama
- Wanita
IKLAN BARIS
Loker buat Alumni

Buku panduan refleksi dan VCD refleksi teraphy


DOWNLOAD
cover buku refleksi
buku refleksi
formulir pendaftaran
doa-doa pengobatan
analisa telapak tangan

CHATING
Konsultasi Online
Dukungan bagi suami impoten
 ARTIKEL

Dukungan bagi suami impoten

Memberikan Dukungan Kepada Pasangan Yang Mengalami Gangguan Impotensi

Oleh: Liliyana Elisetia, S.Psi

 

Siapa mengira Pak Gunawan (nama samaran) yang seorang pengusaha sukses, penampilan menarik, gagah, dan banyak disukai kaum wanita sebayanya tapi ternyata mempunyai keluhan dalam urusan hubungan seksual dengan istrinya. Pak Adi saat ini berusia 37 tahun dengan dikaruniai 4 orang anak yang usianya sekitar 4 tahun.  Dia mengeluh suka “loyo” setiap kali berhubungan dengan istrinya. Alhasil ia tak dapat memberikan kepuasan seksual kepada istrinya. Untung saja istrinya adalah seorang yang sabar dan pengertian sehingga ia bisa mengerti keadaan suaminya sehingga suaminya tidak kehilangan harga dirinya setiap kali mereka berhubungan intim.

 

Bila masalah yang menyangkut keperkasaan pria terganggu tentu sangat meresahkan. Gangguan impotensi seringkali dialami oleh pria berusia lebih dari 40 tahun yang bisa terjadi karena akibat dari kencing manis (diabetes), kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, jantung, gaya hidup, alkohol, terlalu banyak makan makanan berelemak, penyalahgunaaan obat-obatan, merokok, dan pengaruh kejiwaan juga bisa seperti stress, depresi, frustrasi, masalah-masalah ekonomi keluarga seperti kehilangan pekerjaan, pendapatan menurun, dan lain sebagainya.

 

Apa sebenarnya impotensi itu? Impotensi bisa disebut juga dengan gangguan fungsi ereksi yang terjadi karena ketidakmampuan atau kesulitan untuk memperoleh ketegangan dan kekerasan “senjata” secara wajar sehingga tidak bisa melakukan penetrasi intravaginal waktu bersenggama. Biasanya, gejala pertama adalah bahwa alat kelaminnya membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa menegang dan tidak dapat mempertahankan ereksi penuh untuk waktu lama.

 

Penderita impotensi akan berupaya untuk mengobatinya biasanya dengan cara-cara tradisonal seperti minum jamu dan obat kuat lainnya yang banyak bisa dibeli di berbagai tempat. Seperti di salah satu toko obat kuat di sebuah perempatan lampu merah di sekitar jalan  di kota Bandung setiap menjelang malam toko tersebut banyak dipenuhi oleh pria sekira usia 40-60 tahun yang datang ingin membeli obat kuat. Ada juga iklan-iklan yang menjanjikan bisa memperbesar ukuran alat kelamin yang menurut mitos bahwa kemampuan seksual tergantung pada ukuran alat kelamin yang sebenarnya hal ini tidak ada hubungannya. Yang penting adalah fungsi dari alat kelamin sendiri.

 

Secara umum penyebab impotensi adalah akibat faktor psikis,, penyakit organik, efek obat samping, dan kurangnya hormon testoteron. Biasanya setiap gangguan impotensi hampir disertrai perasaan cemas tidak bisa membahagiakan atau memuaskan pasangannya, malu takut, merasa rendah diri pada pasangannya, dan efek psikologis lainnya.

 

Bagaimana cara pasangan memberikan dukungan kepada suaminya yang mengalami gangguan fungsi ereksi atau impotensi ini? Hal pertama yang perlu dilakukan adalah sang suami harus membicarakan kepada istrinya tentang keluhannya dan sang istrinya harus mau mendengarkannya dan tidak merendahkan suami yang Insya Allah akan membantu penyembuhan seutuhnya.Cara lainnya cobalah untuk menciptakan suasana yang romantis, menyenangkan, dan menggairahkan. Tempat berhubungan intim bagi suami istri tidak terbatas hanya dikamar atau tempat tidur saja, sesekali-kali anda bisa melakukannya di hotel, di ruang tamu, ruang keluarga, dapur, garasi, dan di mobil asal semua tempat tersebut terjaga privasinya.

 

 


Artikel Lainnya

  Home | Profil | Testimoni | Galeri | Kontak Kami
Copyright © 2006, www.refleksiteraphy.com - Powered by Alkindyweb